Selasa, 09 Desember 2025

EA - 4 (Porter Competitive Advantage & Value Chain)

PERTANYAAN !

  1. Apa yang Anda Ketahui Tentang Porter Competitive Advantage & Value Chain ?
  2. Sebutkan dan Jelaskan Porter’s Five Forces (Lima Kekuatan Kompetitif) ?
  3. Sebutkan dan Jelaskan External Value Chain ?
  4. Sebutkan Peran SI/TI dalam Value Chain?

JAWABAN:

  1. Porter Competitive Advantage adalah strategi mencapai posisi unggul melalui kepemimpinan biaya atau diferensiasi yang dibangun berdasarkan analisis Value Chain, yaitu rangkaian aktivitas strategis perusahaan untuk menciptakan nilai guna memahami perilaku biaya dan sumber diferensiasi tersebut.
  2. Porter’s Five Forces (Lima Kekuatan Kompetitif)

    1. Persaingan Antar Perusahaan Sejenis (Rivalry among existing competitors): Intensitas persaingan di antara pemain yang sudah ada di pasar. Semakin ketat persaingan, semakin sulit mendapatkan keuntungan tinggi.

    2. Ancaman Pendatang Baru (Threat of new entrants): Seberapa mudah atau sulit bagi pesaing baru untuk masuk ke industri. Hambatan masuk yang rendah akan meningkatkan kompetisi.

    3. Ancaman Produk Pengganti (Threat of substitute products): Keberadaan produk dari industri lain yang dapat memenuhi kebutuhan yang sama bagi konsumen, yang membatasi potensi penetapan harga.

    4. Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli (Bargaining power of buyers): Kemampuan pelanggan untuk menekan harga turun, menuntut kualitas lebih tinggi, atau layanan lebih baik.

    5. Kekuatan Tawar-Menawar Pemasok (Bargaining power of suppliers): Kemampuan pemasok untuk menaikkan harga input atau mengurangi kualitas barang/jasa yang mereka suplai.

  3. External Value Chain (sering disebut sebagai Sistem Nilai atau Industry Value Chain) adalah rangkaian aktivitas yang terjadi di luar operasional internal perusahaan tetapi terhubung langsung dengan rantai nilai perusahaan. Ini mencakup:

    • Rantai Nilai Pemasok (Supplier Value Chains): Aktivitas hulu yang dilakukan oleh penyedia bahan baku atau komponen sebelum masuk ke perusahaan.

    • Rantai Nilai Saluran (Channel Value Chains): Aktivitas distribusi yang dilakukan oleh perantara (distributor, pengecer) untuk membawa produk ke pasar.

    • Rantai Nilai Pembeli (Buyer Value Chains): Aktivitas hilir yang dilakukan oleh pengguna akhir dalam menggunakan produk tersebut.

  4. Sistem Informasi (SI) dan Teknologi Informasi (TI) berperan krusial dalam mendukung dan mengintegrasikan aktivitas Value Chain melalui:

    • Efisiensi Operasional: Mengotomatisasi aktivitas utama (seperti Inbound/Outbound Logistics menggunakan SCM) untuk mengurangi biaya dan waktu.

    • Peningkatan Diferensiasi: Meningkatkan layanan dan pemasaran (misalnya menggunakan CRM dan Data Analytics) untuk memahami kebutuhan pelanggan secara lebih baik.

    • Linkages (Keterhubungan): Mengintegrasikan aktivitas internal perusahaan dengan pemasok dan distributor secara real-time untuk sinkronisasi pasokan dan permintaan.

    • Pengambilan Keputusan: Menyediakan data akurat bagi manajemen untuk memantau kinerja setiap tahap rantai nilai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

EA - 6 Zachman Framework

  Tugas : Apa yang Anda Ketahui Tentang Zachman Framework dalam EA ? Sebutkan dan Jelaskan komponen yang masuk dalam Kolom dan Baris pada ma...